Teknologi Pembuatan Garam Bersistem Elektrik Pada Kelompok Garam Meugah Raya

  • Sari D
  • Fachri Z
  • Zulfan Z
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This Stimulus Community Partnership Program (PKMS) aims to make an electric salt cooker that can be used by salt farmers efficiently. The process of making salt by the Meugah Raya Salt Group still uses the traditional method of evaporating seawater in plastered plots with sunlight without using any technological tools. Although raw materials are abundant, salinity and dissolved pollutants are very diverse. Moreover, the equipments used were still conventional and relies on firewood as a salt cooking fuel so that the capital needed to cook salt is large enough. To solve the current problem, through this program, it created an electrical system salt cooker named "Electrical Salt Machine". Meanwhile, the method employed started at the socialization and site survey, the finalization and design of tools, preparation of tools and materials, manufacturing tools, testing tools, evaluating and refining tools, simulating the use of tools to partners and assisting partners and monitoring. The results showed that the process of making salt by using this tool was able to save time at cooking salt. Furthermore, it was more efficient since it had no longer of using firewood so that it saved costs.Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini bertujuan untuk membuat sebuah alat pemasak garam elektrik yang dapat digunakan oleh petani garam secara efisien. Pembuatan garam oleh Kelompok Garam Meugah Raya masih menggunakan cara yang tradisional yaitu menguapkan air laut di dalam petak pegaraman dengan tenaga sinar matahari tanpa sentuhan teknologi apapun. Meskipun bahan baku berlimpah, salinitas dan polutan terlarut sangat beragam. Apalagi peralatan yang digunakan masih konvensional dan mengandalkan kayu bakar sebagai bahan bakar memasak garam sehingga modal yang dibutuhkan untuk memasak garam cukup besar. Untuk mengatasi masalah saat ini, melalui program ini, diciptakanlah sebuah alat pemasak garam bersistem elektrik bernama "Electrical Salt Machine". Sementara itu, metode yang digunakan dimulai pada sosialisasi dan survei lokasi, perancangan dan desain alat, persiapan alat dan bahan, pembuatan alat, pengujian alat, evaluasi dan penyempurnaan alat, simulasi penggunaan alat untuk mitra dan pendampingan mitra serta monitoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan garam dengan menggunakan alat ini mampu menghemat waktu dalam memasak garam. Selain itu, lebih efisien karena tidak lagi menggunakan kayu bakar sehingga menghemat biaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, D. M., Fachri, Z., & Zulfan, Z. (2020). Teknologi Pembuatan Garam Bersistem Elektrik Pada Kelompok Garam Meugah Raya. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.29407/ja.v4i1.13931

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free