Leadership in a church is very important. Leadership is a divine mandate given by God to His people. Leaders are directly responsible to God who gives authority. Leadership is very influential in the development and growth of the church. The mature church is one that follows the example of Christ. Leaders can lead the congregation to grow up and have the character of Christ. The problem that arises is that the leader cannot be an example in implementing leadership in Christ. Leaders are not carrying out their duties properly and act arbitrarily. Leaders do not have the heart to serve. In this discussion we follow the example of Jesus recorded at Philippians 2:3-8 regarding the heart that serves. This study uses descriptive literature, namely discussing descriptive Christian leadership in the perspective of Philippians 2:3-8. The formation of a leader's character from the Word of God which is the standard of living for Christians. The purpose of this paper is first, Christian leadership that has a serving heart can become a lifestyle. Second, Christian leaders who can impact everyone. Third, leaders who have the character of Christ.AbstrakSebagai pusat kehidupan orang percaya adalah Kristus. Tetapi dalam kenyataannya masih orang percaya tidak hidup berpusat kepada Kristus. Orang percaya adalah orang yang dipanggil untuk menjadi pemimpin. Kepemimpinan Kristen juga harus berpusat kepada Kristus. Kepemimpinan adalah sebuah mandat Ilahi yang diberikan Tuhan kepada umatNya. Pemimpin bertanggungjawab langsung kepada Tuhan yang memberi otoritas. Kepemimpinan sanggatlah berpengaruh dalam perkembangan dan pertumbuhan gereja. Gereja yang dewasa adalah gereja yang mengikuti teladan dari Kristus. Pemimpin dapat membawa jemaat untuk bertumbuh dewasa dan memiliki karakter Kristus. Persoalan yang muncul adalah pemimpin tidak dapat menjadi teladan dalam menerapkan kepemimpinan dalam Kristus. Pemimpin sudah tidak mengemban tugas dengan baik dan bertindak semena-mena. Pemimpin sudah tidak memiliki hati melayani. Dalam pembahasan artikel ini mengacu dan mengikuti keteladanan dari Yesus yang tercatat di Filipi 2:3-8 mengenai hati yang melayani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu membahas tentang deskriptif kepemimpinan Kristen dalam perspektif Filipi 2:3-8. Pembentukan karakter pemimpin dari Firman Tuhan yang menjadi standar hidup orang Kristen. Tujuan dari penulisan ini adalah pertama, kepemimpinan Kristen yang memiliki hati yang melayani dapat menjadi gaya hidup. Kedua, pemimpin Kristen yang dapat berdampak bagi semua orang. Ketiga, pemimpin yang memiliki karakter Kristus.
CITATION STYLE
Sutono, Y., Arifianto, Y. A., & Loveano, N. Y. (2023). Deskriptif Kepemimpinan Kristen dalam Perspektif Filipi 2: 3-8. Jurnal Ap-Kain, 1(1), 15–24. https://doi.org/10.52879/jak.v1i1.58
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.