Penyutradaraan Naskah Bulan Bujur Sangkar Karya Iwan Simatupang dengan Pendekatan Epik Brecht

  • HASANAH N S
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Naskah Bulan Bujur Sangkar karya Iwan Simatupang mengisahkan tentang  seorang tua yang sepanjang hidupnya mencari kayu dan tali untuk membuat tiang gantungan. Menurut Orang Tua tujuan sebuah kehidupan adalah kematian. Namun keinginannya berubah setelah bertemu seorang perempuan. Pengkarya melakukan penyutradaraan yang representatif. Gaya pertunjukan post-realisme dengan genre naskah tragedi. Naskah ini beraliran surealis dan diadaptasi menggunakan pendekatan teater epik. Pertunjukan ini untuk mengkoreksi kebiasaan negatif masyarakat Indonesia seperti suatu paham dalam pemikiran politik yang menjadikan negara sebagai pusat segala kekuasaan (etatisme), usaha perjuangan untuk menuju kebebasan sehingga pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama (liberalisme) dan paham yang menganggap diri sendiri lebih penting dari pada orang lain (individualisme). Pengkarya menggunakan pendekatan Teater Epik Brecht dalam merancang konsep dan menyutradarai naskah Bulan Bujur Sangkar karya Iwan Simatupang. Pertunjukan ini berisikan tarian, nyanyian, dialog yang dilagukan, dan perubahan dari tokoh menjadi diri aktor sendiri. Skripsi Laporan Karya ini berisikan Analisis Naskah, Konsep Penyutradaraan dan Rancangan penyutradaraan. Hasil dari eksperimen ini tidak berhasil sepenuhnya, beberapa metode yang ditawarkan oleh Breht seperti Gestus dan montage tidak mampu pengkarya hadirkan di atas panggung..

Cite

CITATION STYLE

APA

HASANAH N, S. (2021). Penyutradaraan Naskah Bulan Bujur Sangkar Karya Iwan Simatupang dengan Pendekatan Epik Brecht. Creativity And Research Theatre Journal, 3(1), 7. https://doi.org/10.26887/cartj.v3i1.2140

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free