Strategi Pengembangan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Sebagai Media Komunikasi Pendidikan

  • Pradita H
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Strategi pengembangan yang dimiliki Museum Benteng Vredebrug Yogyakarta kurang berkompeten, sehingga kurangnya perawatan fasilitas yang ada di Museum Benteng Vrederburg Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah Metode deskriptif kualitatif. Data-data yang diperoleh dari membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Membangdingkan hasil wawanvcara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan, membandingkan hasil wawancara dengan isi dokumen yang sudah diperoleh peneliti baik itu dari pihak Museum benteng Vredeburg Yogyakarta dan beberapa data, sumber lain yang mendukung.Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut: (1) Pengembangan Internal, Memperkuat materi Museum dengan cara mengadakan kajian-kajian dan penelitian-penelitian. (2) Pengembangan Eskternal: Melakukan komunikasi yang baik dengan publik, Melakukan pengumpulan fakta/data, Analisis SWOT, Mengukur tingkat kepuasan pengunjung, Meningkatkan kerjasama, Mengoptimalkan media sosial.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pradita, H. (2018). Strategi Pengembangan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Sebagai Media Komunikasi Pendidikan. Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies), 6(2), 38–41. https://doi.org/10.26555/al-misbah.v6i2.2664

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free