Pemberdayaan masyarakat petani krisan melalui pemanfaatan limbah bunga krisan bertujuan untuk memanfaatkan limbah menjadi teknologi tepat guna. Pembuatan sabun cair akan bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Dusun Kadipaten karena dapat menambah wawasan tentang pemanfaatan limbah dan menambah penghasilan masyarakat dengan cara menjualnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi (1) wawancara dan observasi, (2) sosialisasi dengan ceramah dan diskusi atau tanya jawab dan (3) pelatihan dengan ceramah dan praktek. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa dan kelompok tani Sidorejo, Dusun Kadipaten, Desa Tutur, Kabupaten Pasuruan dan kegiatan berlangsung selama dua hari. Berdasarkan aspek capaian, program, pengabdian masyarakat ini sangat efektif untuk mengoptimalkan potensi lokal yaitu limbah bunga krisan dan secara aspek hasil dan manfaat dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk memproduksi sabun cair secara mandiri. Selain itu, sabun cair yang diproduksi dapat membantu perekonomian petani krisan yang pendapatannya cenderung menurun akibat pandemic COVID-19.
CITATION STYLE
Purnamasari, R. T., Wahyuni, H., & Hidayanto, F. (2022). PEMANFAATAN LIMBAH BUNGA KRISAN (Chrysanthemum sp.) SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PRODUKSI SABUN CAIR DI KABUPATEN PASURUAN. MINDA BAHARU, 6(1), 10–19. https://doi.org/10.33373/jmb.v6i1.3492
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.