Secara geografis Situ Cipondoh merupakan sumberdaya air yang potensial untuk dikembangkan sebagai lokasi budidaya ikan air tawar. Namun dalam perkembangannya kegiatan budidaya ikan air tawar di perairan Situ Cipondoh telah mengalami pasang surut. Kegiatan produksi yang melebihi daya dukung perairan dapat menyebabkan penurunan produktivitas yang pada akhirnya dapat merugikan kegiatan budidaya itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi perairan situ sebagai lokasi budidaya ditinjau dari daya dukung, serta mengkaji kelayakan finansialnya. Data yang digunakan diperoleh dari survei terhadap kondisi perairan serta wawancara dengan pelaku budidaya. Daya dukung perairan dihitung berdasarkan nilai P-total. Kelayakan finansial dianalisis berdasarkan kriteria revenue cost ratio (RCR), financial rate of return (FRR), dan payback period of capital (PPC) pada skala optimal sesuai daya dukungnya. Daya dukung perairan Situ Cipondoh bagi kegiatan budidaya perikanan adalah 36,4 ton per tahun dengan pemberian pakan maksimal sebanyak 54,56 ton per tahun. Budidaya ikan air tawar secara finansial layak dilakukan dan berpotensi menghasilkan keuntungan sebesar Rp 124.749.000 per tahun. Tingkat pengembalian investasi berkisar antara 16,1-18,5% tergantung dengan besarnya nilai investasi, dengan masa pengembalian (PPC) antara 5-6 kali panen.
CITATION STYLE
Juwarin Pancawati. (2019). POTENSI PENGEMBANGAN KEGIATAN BUDIDAYA IKAN DI PERAIRAN SITU CIPONDOH. Jurnal Penelitian Agrosamudra, 6(2), 16–25. https://doi.org/10.33059/jupas.v6i2.1759
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.