The film is one form of popular mass media which is packaged in such a way that the message it carries can be conveyed. A Film is a popular form of mass media that is widely used by the public. A film's story is packaged in such a way that the message it conveys is conveyed. The film's values can have cognitive, affective, and conative effects on the audience. She-Hulk: Attorney at Law, a 2022 Marvel Cinematic Universe production, is no exception. What is interesting to examine is how the film portrays feminism. The goal of this research is to determine the meaning of the semiotic code in relation to feminism at three levels: reality, representation, and ideology. This study employed descriptive qualitative methods, with John Fiske's semiotic theory approach, such as the codes of television. The result of this research shows that the values of feminism at the reality level are shown through appearance, costume, make-up, behavior, dialogue, and expression code. At the representation level, the values of feminism are shown through camera, lighting, music and sound, conflict, and action. Liberal feminism is the ideological value of feminism that is represented, for which women can claim equality with men based on essential human capitalism as a moral reasoning agent. Film merupakan salah satu bentuk media massa populer yang dikemas sedemikian rupa agar pesan yang dibawa dapat tersampaikan. Pesan-pesan dan nilai-nilai yang terkandung dalam film dapat mempengaruhi penonton baik secara kognitif, afektif dan konatif. Tak terkecuali film seri produksi Marvel Cinematic Universe pada tahun 2022 berjudul She-Hulk: Attorney at Law. Yang menjadi menarik untuk diteliti adalah bagaimana representasi feminisme ditampilkan melalui film tersebut. Tujuan dari penelitian berikut adalah mencari tahu arti kode-kode semiotika tentang feminisme pada level realitas, level representasi dan level ideologi. Analisis ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif, dengan pendekatan teori semiotika John Fiske, dan menggunakan teori kode televisi. Hasil penelitian ini merepresentasikan beberapa nilai feminisme pada level realitas berdasarkan penampilan, kostum, riasan wajah, tingkah laku, dialog, dan kode ekspresi. Pada level representasi nilai-nilai feminisme direpresentasikan melalui kamera, pencahayaan, musik dan suara, konflik, narasi, dan aksi. Serta level ideologi, yang memuat nilai-nilai feminisme direpresentasikan adalah aliran feminisme liberal, hal ini mengartikan bahwa perempuan dapat menuntut hak yang sama dengan laki-laki dalam argumen moral yang dapat dibenarkan dari esensi kapitalis laki-laki.
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.
CITATION STYLE
Josephine, J., & Sukendro, G. G. (2023). Representasi Feminisme dalam Film Seri Marvel (Analisis Semiotika John Fiske pada Film Serial She-Hulk: Attorney at Law). Koneksi, 7(2), 481–490. https://doi.org/10.24912/kn.v7i2.21612