Strategi Pengembangan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini Dengan Pembudayaan Antri

  • Rahayu F
  • Arkam R
  • Mustikasari R
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu aspek perkembangan Anak Usia Dini yang perlu dikembangkan adalah aspek sosial emosional. Adapun cara untuk mengembangkan aspek sosial emosional tersebut adalah dengan menerapkan pembiasaan budaya antri. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi dan hasil perkembangan sosial emosional anak terkait pembiasaan budaya antri. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas A, dan anak kelas A di TK Dharma Wanita Dukuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan kemampuan sosial emosional anak usia dini dilakukan dengan anak-anak membiasakan antri ketika cuci tangan setelah kegiatan yang melibatkan cuci tangan dengan berbaris antri dibelakang menunggu giliran. Hasil pengembangan kemampuan sosial emosional anak dengan pembiasaan budaya antri menunjukkan hasil yang efektif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahayu, F., Arkam, R., & Mustikasari, R. (2023). Strategi Pengembangan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini Dengan Pembudayaan Antri. MENTARI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2). https://doi.org/10.60155/mentari.v3i2.367

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free