Kajian ini bertujuan untuk mengetahui redesain layanan bebas pinjam dan perbedaannya dengan layanan bebas pinjam konvensional yang ada di Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya dikarenakan pandemic Covid-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus, yakni memahami dan meneliti fenomena tertentu yang terjadi secara mendalam didasarkan pada data-data yang terkumpul untuk selanjutnya dilakukan pengolahan dan analisa agar diperoleh pemecahannya. Hasil analisa menyimpulkan bahwa redesain layanan bebas pinjam adalah perubahan prosedur dari konvensional ke online. Ada dua hal yang membedakan keduanya, yakni (1) prosedur layanan yang biasanya manual dengan kunjungan langsung di gedung perpustakaan digantikan dengan pemanfaatan media sosial dan (2) jumlah file upload yang semakin banyak pada layanan bebas pinjam online. Untuk perbedaan layanan pada bebas pinjam konvensional dan online, ditemukan tujuh hal yang ada pada prosedur pelunasan tunggakan pinjaman buku, prosedur pelunasan hutang dan administrasi lainnya, file upload mandiri, proses verifikasi, penerbitan surat keterangan bebas pinjam, prosedur layanan, dan waktu layanan.
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.
CITATION STYLE
Supriyatno, H. (2020). Redesain Layanan Bebas Pinjam Selama Masa Pandemi Covid-19 di Perpustakaan Uin Sunan Ampel Surabaya. AL Maktabah, 5(2), 108. https://doi.org/10.29300/mkt.v5i2.3578