Pandemi Covid-19 yang panjang memberikan dampak psikologis, kecemasan, depresi, dan stres bahkan dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Terbatasnya pengetahuan menyebabkan kekhawatiran sehingga diperlukan informasi tambahan terkait tindakan pencegahan.Untuk itu diperlukan Informasi kesehatan terkini dan akurat yang spesifik meliputi perawatan dan tindakan pencegahan khusus diantaranya kebersihan tangan dan pemakaian masker belum adanya layanan secara kusus pada kelompok beresiko terutama balita, ibu hamil dan lansia yang rentan tertular, mendorong Tim Pengabmas untuk melakukan kegiatan Kampanye Pemutusan Mata Rantai Penularan Corona Virus Melalui “Gerakan Kitorang Bisa” Pada Kelompok Resiko Tinggi Di Wilayah Kerja Puskesmas Malawili Kabupaten Sorong. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan edukasi kepada kelompok beresiko, membantu tersediaanya APD berupa pembagian masker kain dan face shield serta membantu tersedianya tempat cuci tangan. Program Kemitraan Masyarakat ini, menggunakan metode pendekatan promotif dan preventif. Kegiatan Promotif meliputi pemberian edukasi serta kegiatan preventif dengan membagikan 100 buah masker kain dan 100 buah face shield, serta menyediakan 5 buah tempat cuci tangan. Hasil terwujudnya pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat, terlihat dari 80 % sasaran telah mengetahui, memahami dan menyadari cara pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid-19 dan 100 % Sasaran telah mendapatkan APD berupa masker kain dan face shield serta tempat cuci tangan.
CITATION STYLE
Abdullah, V. I., & C.H Haumahu. (2020). Kampanye Pemutusan Mata Rantai Penularan Corona Virus Melalui “Gerakan Kitorang Bisa” Pada Kelompok Resiko Tinggi. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 4(2), 170–174. https://doi.org/10.37859/jpumri.v4i2.2075
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.