Abstract
5 times prayer is an obligation that must be done by every muslim. Therefore, information regarding the prayer time is important for every muslim. In this study, the calculation method of the Julian Day algorithm and the scanning method were applied to accurately schedule prayer times on the dot matrix LED panel, where this tool will later be implemented in the Hidayatullah Mosque and function as an information board for prayer times with output displayed in the form of running text and features additional playback of murals automatically at the time of the call to prayer. The prayer schedule calculation method uses Julian Day as a reference for publishing prayer schedules based on the declination of the sun and can be calculated accurately with the reference coordinates and calendar values ​​which will be compared with the prayer times set by the ministry of religion. The results obtained from this test will display prayer times, sunnah fasting schedules, Hijri calendar, Christian calendar, day, month, year and some other information that is displayed through running text so that it can help Muslim communities fulfill their obligations. The accuracy of determining the prayer hours obtained from the calculation of the tool has an accuracy level with a maximum error tolerance of 1 minute, which can be caused by differences in determining the position of the coordinates between the provisions of the schedule released by the ministry of religion and the testing location.Shalat 5 waktu merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap kaum muslim yang beriman. Maka dari itu, informasi penunjuk waktu shalat sangatlah penting bagi setiap pemeluk agama islam. Pada penelitian ini menerapkan metode perhitungan algoritma Julian Day dan metode scanning untuk pengakurasian penjadwalan waktu shalat pada panel LED dot matrix, dimana alat ini nantinya akan di implementasikan pada Mushala Hidayatullah dan berfungsi sebagai papan informasi waktu shalat dengan output yang ditampilkan berupa running text dan terdapat fitur tambahan pemutaran muratal secara otomatis pada saat menjelang adzan. Perhitungan jadwal shalat menggunakan metode Julian Day sebagai referensi untuk menerbitkan jadwal shalat berdasarkan deklinasi matahari yang dapat dihitung secara akurat dengan nilai acuan koordinat dan penanggalan yang akan dibandingkan dengan waktu shalat yang telah di tetapkan oleh kementerian agama. Hasil yang diperoleh dari pengujian ini akan menampilkan jadwal waktu shalat, jadwal puasa sunah, kalender hijriah, kalender masehi, hari, bulan, tahun serta beberapa informasi lainnya yang ditampilkan melalui running text sehingga dapat membantu masyarakat muslim dalam memenuhi kewajibannya. Akurasi penentuan jam shalat yang didapatkan dari penghitungan alat memiliki tingkat akurasi dengan toleransi kesalahan maksimal 1 menit, yang dapat diakibatkan oleh perbedaan penentuan posisi koordinat antara ketentuan dari jadwal yang dirilis kementerian agama dan lokasi pengujian.
Cite
CITATION STYLE
Suroso, S., Rucita, V., & Ciksadan, C. (2022). Rancang Bangun Keakurasian Penjadwalan Waktu Shalat Menggunakan Metode Julian Day dan Metode Scanning. SMATIKA JURNAL, 12(02), 297–307. https://doi.org/10.32664/smatika.v12i02.706
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.