Perawat dapat memiliki risiko pada saat berinteraksi dengan pasien salah satunya yaitu tertular atau menularkan infeksi. Infeksi adalah masuk dan berkembangnya mikroorganisme dalam tubuh yang menyebabkan sakit yang disertai dengan gejala klinis baik lokal maupun sistemik. Cedera akibat tusukan jarum pada petugas kesehatan merupakan masalah yang signifikan dalam institusi pelayanan kesehatan dewasa ini diperkirakan lebih dari satu juta jarum digunakan setiap tahun oleh tenaga perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan praktik menyuntik aman dengan kejadian cedera tertusuk jarum di RSUD Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 45 orang yang diambil secara proportional random sampling dengan menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan praktik menyuntik aman (X2hit= 7,487, p value = 0,006) dengan kejadian cedera tertusuk jarum di RSUD Kota Kendari. Kesimpulan penelitian adalah semakin rendah penerapan praktik menyuntik aman maka peluang kejadian cedera tertusuk jarum akan lebih tinggi. Disarankan agar pihak Rumah Sakit dapat memberikan sosialisasi tentang menyuntik aman pada perawat pelaksana dan melakukan tindakan sesuai SPO dan adanya pelatihan serta supervisi dari atasan secara berkesinambungan. Kata kunci: Praktik menyuntik aman, kejadian cedera tertusuk jarum Abstract The Relationship Between the Practice of Safe Injections and The Incidence of Needle Stick Injuries. Nurses can have a risk when interacting with patients, one of which is contracting or transmitting an infection. Infection is the entry and development of microorganisms in the body that cause pain accompanied by clinical symptoms both locally and systemically. Injury from needle puncture to health workers is a significant problem in institutions of health care today estimated at more than one million needles used every year by nurses. The purpose of this study was to analyze the relationship between the practice of safe injections and the incidence of needle stick injuries in Kendari City Hospital. This study used observational analytic with cross sectional approach with a sample of 45 people taken by proportional random sampling using the chi square test. The results showed that there was a correlation between the practice of safe injections (X2hit = 7.487, p value = 0.006) with the incidence of needle stick injuries in Kendari City Hospital. The conclusion of the study is that the lower the application of safe injecting practices, the higher the chance of the occurrence of needle puncture injuries. It is recommended that the Hospital can provide socialization about safe injections to the implementing nurses and take action according to the SPO and the existence of training and supervision from superiors on an ongoing basis. Keywords: Practical safe injection, needle-injured incidence
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.
CITATION STYLE
Alifariki, L. O., & Kusnan, A. (2019). Hubungan Praktek Menyuntik Aman dengan Kejadian Cedera Tertusuk Jarum. Jurnal Perawat Indonesia, 3(3), 229. https://doi.org/10.32584/jpi.v3i3.315