Diterminan Sosial - Ekonomi dan Kesehatan Mental pada Kaum Ibu di Kawasan Provinsi Bengkulu

  • Tan S
  • Machrumnizar M
  • Kusumaratna R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Wanita dianggap lebih sensitif daripada pria, ini adalah masalah hak bagi mereka. Mayoritas penduduk berpikir bahwa wanita harus menangani semua aspek manajemen rumah tangga, termasuk pengasuhan anak, pengelolaan uang, persiapan makanan, dll. Mereka mungkin mengalami berbagai masalah mental sebagai akibat tekanan ini, yang dapat menyebabkan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan faktor sosial - ekonomi dengan depresi pada wanita yang sudah menikah di Provinsi Bengkulu, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional ini dengan teknik multiple random sampling dengan total responden sebanyak 442 responden. Penelitian ini juga mencakup tiga jenis uji yang berbeda: univariat, regresi logistik, dan regresi logistik berganda. Regresi logistik dan regresi logistik berganda digunakan sebagai data analisis untuk menemukan hubungan antara faktor independen dan variabel dependen. Hasil menunjukan bahwa proporsi dari depresi adalah 77,87% (95% CI: 73,95-81,34). Faktor-faktor yang secara signifikan berhubungan dengan depresi adalah; < 18 tahun (AOR = 6,19; 95% CI: 2,98 - 12,88), memiliki pendapatan rumah tangga

Cite

CITATION STYLE

APA

Tan, S., Machrumnizar, M., Kusumaratna, R., & Suyanto, J. (2023). Diterminan Sosial - Ekonomi dan Kesehatan Mental pada Kaum Ibu di Kawasan Provinsi Bengkulu. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 22–29. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v2i1.331

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free