Skip to content
Journal article

MEMBANGUN MADURA : STRATEGI MENUJU “MADURA MADANI”

DIMENSI, vol. 8, issue 2 (2015) pp. 1-16

  • 3

    Readers

    Mendeley users who have this article in their library.
  • N/A

    Citations

    Citations of this article.
  • N/A

    Views

    ScienceDirect users who have downloaded this article.
Sign in to save reference

Abstract

Madura begitu dekat dengan Jawa, namun ralitanya perkembangannya sangat jauh dibandingkan dengan jawa. Empat kabupaten di Madura menempat posisi terakhir dalam kesejahteraan. Untuk itu pemerintah berupaya membangunan Madura yang dikenal dengan Paket jembatan Suramadu dan industrialisasi. Pembangunan Madura merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madura. Dalam perspektif penulis, kesejahteraan ekonomi dan sosial Madura semakna dengan istilah “Madura Madani” yaitu terciptanya kondisi Masyarakat Madani di Madura. mensejahterakan masyarakat madura secara ekonomi, swasembada dalam kemandirian, serta terjaganya kelestarian budaya dan sumberdaya alam (SDA) sesuai dengan konsep awal pembangunan madura dalam trilogi alawi yaitu pembangunan yang Manusiawi, madurawi dan islami Untuk mencapai target dan sasaran yang telah dirumuskan yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madura, proses ini membutuhkan beberapa strategi. Pertama Peningkatan kapasitas masyarakat lokal, artinya meningkatkan kwalitas human resources melalui instritusi lokal dalam hal ini adalah pesantren. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan sinergi antara pendidikan pesantren dengan pendidikan perguruan tinggi. Selain itu untuk memperkuat posisi pesantren sendiri diperlukan inovasi kurikulum, Peningkatan Mutu Pengajar, pembinaan dan pengembangan jaringan. Kedua, pemberdayaan masyarakat lokal dan sinergi antar daerah. keberdayaan masyarakat lokal merupakan syarat utama pembangunan partisipatif maupun sustainable development. Pemberdayaan masyarakat lokal mencakup juga kesadaran masyarakat akan potensi diri, strategi pemanfaatannya untuk pembangunan. broker strategi dan closure strategy dapat dikombinasikan sebagai sinergi antar daerah di Madura guna mencapai madura masa depan secara utuh dan merata. Ketiga optimalisasi peran peran pemerintah. Dalam hal ini peran pemerintah adalah intervensi kebijakan yang di konstruksi untuk melindungi masyarakat lokal tanpa mengurangi daya tarik madura bagi investor. Kebijakan pemerintah daerah harus protektif, dan berorientasi kepada sustainabilitas sumberdaya alam, maupun sosial masyarakat Madura. Dengan demikian “Madura Madani” masyarakat sejahtera secara ekonomi, swasembada dalam kemandirian, serta terjaganya kelestarian budaya dan sumberdaya alam (SDA) sesuai dengan konsep awal pembangunan madura dalam trilogi alawi yaitu pembangunan yang Manusiawi, madurawi dan islami dapat tercapai tanpa mengurangi daya tarik Madura bagi masyarakat Luar.

Author-supplied keywords

  • pemberdayaan masyarakat partisipatif
  • potensi lokal
  • sustainable development
  • “Madura madani”

Get free article suggestions today

Mendeley saves you time finding and organizing research

Sign up here
Already have an account ?Sign in

Find this document

There are no full text links

Authors

  • Hisnuddin Lubis

Cite this document

Choose a citation style from the tabs below