Perbandingan distribusi frekuensi kata bahasa Indonesia di Kompas, Wikipedia, Twitter, dan Kaskus

  • Lanin I
  • Geovedi J
  • Soegijoko W
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam bahasa yang sama, kata yang paling sering digunakan, jumlah huruf per kata, serta berbagai statistik lain yang terkait dengan distribusi frekuensi sangat bergantung kepada ragam yang digunakan. Makalah ini menelaah perbandingan distribusi frekuensi kata antara empat ragam bahasa Indonesia yang populer di internet, yaitu Kompas (media massa), Wikipedia bahasa Indonesia (ensiklopedia), Twitter (mikroblog), dan Kaskus (forum). Kajian dilakukan dengan menggunakan korpus yang diambil dari data yang tersedia secara publik di internet serta diproses dengan menggunakan bahasa pemrograman Python serta beberapa pustaka pemrograman yang bersumber terbuka. Hasil kajian menunjukkan adanya perbedaan distribusi yang cukup tajam di antara keempat ragam bahasa Indonesia ini. Kompas banyak menggunakan kata akan karena sifat beritanya; Wikipedia banyak menggunakan kata adalah karena sifat deskriptifnya; Twitter banyak menggunakan kata aku karena sifat subjektifnya; Kaskus banyak menggunakan kata gan yang merupakan kata khas komunitas ini. Kajian ini juga memberikan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam kajian serupa seperti penyiapan dan pembersihan data korpus dan leksikon. Kajian ini diharapkan dapat memberikan dasar penelitian lebih lanjut dalam bidang distribusi frekuensi dan analisis korpus bahasa Indonesia.

Author supplied keywords

Cite

CITATION STYLE

APA

Lanin, I., Geovedi, J., & Soegijoko, W. (2013). Perbandingan distribusi frekuensi kata bahasa Indonesia di Kompas, Wikipedia, Twitter, dan Kaskus. In Proceedings of Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya Kesebelas (KOLITA11) (pp. 249–252).

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free