Abstract
Hukum pidana Indonesia telah mengalami pembaruan sejak diundangkannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia yang baru pada 2023 lalu. Pembaruan tersebut tidak terkecuali pada ketentuan tindak pidana perkosaan yang diatur pada Pasal 473 ayat (1) KUHP Baru. Pembaruan tersebut mengisyaratkan bahwa paradigma mengenai tindak pidana perkosaan di Indonesia telah mengalami perubahan. Dengan adanya perubahan tersebut, penelitian ini berusaha untuk melakukan perbandingan hukum antara KUHP Baru dengan Sexual Offences Act 2003 Inggris—yang juga merupakan produk pembaruan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan analisis peraturan perundang-undangan dan analisis perbandingan. Berdasarkan perbandingan pengaturan tindak pidana perkosaan antara KUHP Baru dengan Sexual Offences Act 2003 terdapat beberapa persamaan dan perbedaan. Dari persamaan dan perbedaan tersebut dapat diketahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pengaturan baik dari KUHP Baru maupun Sexual Offences Act 2003. Sehingga dari perbandingan tersebut dapat ditemukan beberapa kelebihan dari Sexual Offences Act 2003 tentang tindak pidana perkosaan di Inggris yang dapat menjadi masukan bagi pengaturan tindak pidana perkosaan dalam KUHP Baru di Indonesia, sehingga akan terciptanya hukum yang lebih baik (better law). Kata kunci: Perkosaan, KUHP Baru, Sexual Offences Act 2003.Indonesian criminal law has undergone reforms since the promulgation of the Indonesia’s New Penal Code in 2023. This legal reform also refers to the provisions for the crime of rape which are regulated in Article 473 paragraph (1) of the Indonesia’s New Penal Code. This reform indicates that the paradigm regarding the rape crime in Indonesia has changed. With those changes, this research attempts to make a legal comparison between the New Penal Code and the England Sexual Offences Act 2003 – which is also a form of the legal reform. The research method used is normative juridical using analysis on legislation and comparative analysis. Based on a comparison on the regulation of the rape crime between the Indonesia’s New Penal Code and the England Sexual Offences Act 2003, there are several similarities and differences. Therefore, it could be seen the advantages and disadvantages of each regulation, both from the Indonesia’s New Criminal Code and the England’s Sexual Offences Act 2003. From this comparison, several advantages could be found in the Sexual Offences Act 2003 regarding the rape crime in England which could be an input on the regulation of the rape crime in the Indonesia’s New Criminal Code, so that better law would be created. Keywords: Rape, The New Indonesian Criminal Code, Sexual Offences Act 2003.
Cite
CITATION STYLE
Tsuroyya, C., & Nurtjahyo, L. I. (2024). PERBANDINGAN TINDAK PIDANA PERKOSAAN ANTARA KUHP BARU INDONESIA DENGAN SEXUAL OFFENCES ACT 2003 INGGRIS. LITIGASI, 25(1), 143–170. https://doi.org/10.23969/litigasi.v25i1.12758
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.