Merajut Asa dan Rasa Untuk Generasi Pancasila Melalui Budaya Gotong Royong di Desa Banyu Asih Bogor

  • Sutisna M
  • Triyono T
  • Suhaemi M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Kehidupan gotong royong di Desa Banyu Asih, Cigudeg Kabupaten Bogor (sekarang) sangatlah berbeda. jika masyarakat dahulu turut serta dan saling  membantu secara sukarela dalam kegiatan gotong royong tanpa mengharapkan imbalan, tetapi saat ini masyarakat mengharapkan imbalan dari setiap kegiatan yang di kerjakan. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya pergeseran budaya gotong royong pada warga di Desa Banyu Asih. Selanjutnya penelitian ini juga ingin  mengetahui peran tokoh masyarakat dalam mempertahankan budaya gotong royong di Desa Banyu Asih. Pengumpulan data dalam  penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diolah melalui  analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Banyu Asih benar telah mengalami pergeseran nilai gotong royong yang di sebabkan oleh (1) factor kesibukan yaitu adanya sistem upah atau gaji, dan adanya rasa berat memanggil atau mengumpulakan warga untuk gotong royong (2) Tokoh masyarakat turut berperan dalam memelihara budaya gotong royong dengan membina dan menggerakan  masyarakat agar tetap mempertahankan budaya gotong royong, dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sutisna, M., Triyono, T., Suhaemi, M. S., Mufatiroh, S., Istiqomah, N., & Nurfarida, N. (2022). Merajut Asa dan Rasa Untuk Generasi Pancasila Melalui Budaya Gotong Royong di Desa Banyu Asih Bogor. Jurnal Citizenship Virtues, 2(1), 301–310. https://doi.org/10.37640/jcv.v2i1.1366

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free