Abstract
Ikan Patin ( Pangasianodon hypophthalmus) merupakan komoditas utama perikanan di Kelurahan Rumbai Bukit. Permasalahan yang sering dialami pelaku budidaya ikan patin adalah berkurangnya air di musim kemarau dan menurunnya kualitas air akibat penumpukan zat pengotor. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan penyuluhan pengaruh penggunaan mesin pompa dan filter air terhadap peningkatan kualitas air kolam. Kolam ikan patin terdiri dari 3 kolam yang tersusun secara seri, dengan perbedaan elevasi 4-7 Mdpl. Pompa dengan debit rata-rata 0,44 m/detik digunakan untuk menarik air kolam nomor 3 ke kolam nomor 1 masuk ke instalasi filter air. Bahan filter disusun secara vertikal dalam drum bervolume 120 L, dari dasar ke atas adalah batu bata, batu zeolite, batu kerikil, palm fiber /ijuk, busa filter, batu kerikil, batu bata, dan busa filter. Pipa inlet air dari bawah drum filter dan pipa outlet membawa air tersering ke atas dan meluncur ke kolan nomor 1dan menuju ke kolam nomor 2. Perubahan kualitas air kolam yang terjadi sebelum dipasang pompa dan filter adalah sebagai berikut, kondisi pH berkisar 6,5-6,7 meningkat setelah difilter menjadi 7,2-8,4, TDS yang sebelumnya 66-70 ppm menurun menjadi 58-62 ppm setelah difilter, dan suhu air berkisar 27-34⁰C. Peningkatan mutu kualitas air sudah sangat sesuai untuk pemeliharaan ikan patin.
Cite
CITATION STYLE
Hasibuan, S., Aryani, N., Darfia, N. E., Mainil, R. I., Irfansyah, I., Muliadi, I., … Ramadhani, R. (2023). Aplikasi Mesin Pompa dan Filter dalam Mengatasi Masalah Kualitas Air Kolam Ikan Patin di Kelurahan Rumbai Bukit. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 7(2), 61. https://doi.org/10.20961/prima.v7i2.73536
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.