Pemanfaatan sampah organik sebagai media pakan larva Tenebrio molitor (ulat hongkong)

  • Azizah A
  • Pranoto P
  • Budiastuti M
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sampah organik dapat memberikan dampak negatif bagi lingkungan apabila tidak dilakukan pengelolaan maupun pengolahan yang baik. Pemanfaatan sampah organik sebagai pakan larva Tenebrio molitor (ulat hongkong) merupakan salah satu cara mengelola sampah organik.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh dari jenis sampah organik yang diberikan dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan larva Tenebrio molitor dengan parameter panjang tubuh, pertambahan berat tubuh, serta mortalitas. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian menggunakan 6 perlakuan dengan 2 kali ulangan. Sampah yang digunakan adalah sampah sayur dan buah serta kotoran ayam dengan masing-masing sampah diberikan dosis sebesar 12,5 mg/larva/hari, 25 mg/larva/hari, dan 50 mg/larva/hari. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan larva Tenebrio molitor dengan parameter panjang tubuh, berat tubuh, dan mortalitas (kematian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata panjang tubuh dan pertambahan berat tubuh larva tertinggi adalah pada media pakan kotoran ayam dengan dosis 25mg/larva/hari, yaitu sebesar 2,021 cm dan 0,067 gram. Rata-rata tingkat mortalitas tertinggi adalah pada media sampah sayur dan buah dengan dosis 50 mg/larva/hari dengan persentase 12,8%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azizah, A. N., Pranoto, P., & Budiastuti, Mt. S. (2019). Pemanfaatan sampah organik sebagai media pakan larva Tenebrio molitor (ulat hongkong). Symposium of Biology Education (Symbion), 2. https://doi.org/10.26555/symbion.3550

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free