MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPETWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

  • Rahim R
  • Syaifudin S
  • Nery R
N/ACitations
Citations of this article
103Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang berarti penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) dan ekspositori terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Palembang tahun ajaran 2015/2016 dengan sampel kelas VIII2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII6  sebagai kelas kontrol. Dari perhitungan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) diperoleh nilai rata-rata  = 68,085 dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori diperoleh nilai rata-rata  = 52,30. Setelah datanya dianalisis ada perbedaan kedua rata-rata yang mana rata-rata kelas eksperimen lebih baik dari rata-rata kelas kontrol. Kemudian dari hasil analisis data dengan menggunakan statistik uji-t diperoleh  = 5,272, untuk  = 5% dan dk = 69 didapat  = 2,00. Jadi, ≥ maka H0 ditolak berarti Ha diterima. Sehingga hipotesis yang menyatakan “Ada perbedaan yang berarti penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) dan ekspositori terhadap hasil belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 18 Palembang” dapat diterima kebenarannya

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahim, R., Syaifudin, S., & Nery, R. S. (2017). MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPETWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA. JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA, 1(1), 39. https://doi.org/10.32502/jp2m.v1i1.683

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free