Campur Kode dalam Siniar pada Kanal YouTube Raditya Dika

  • Alya Riyanti
  • Nayla Maulidyati Samaratha I
  • Ferdy Kurniawan M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk dan jenis campur kode yang terjadi pada ketiga video siniar kanal YouTube Raditya Dika. Di era sekarang banyak sekali fenomena campur kode yang sering dijumpai dalam media sosial karena tuturan para penutur yang spontan, salah satu nya pada Siniar. Metode ini menggunakan Kualitatif pendekatan deskriptif dengan teknik simak catat untuk mengumpulkan data dari tuturan yang muncul pada sinial tersebut.  Hasil penelitian ini menunjukan 205 data campur kode yang dikumpulkan dari 3 video siniar kanal YouTube Raditya Dika. Campur kode ke luar menjadi bentuk dominan, terutama dalam penyisipan unsur bahasa Inggris. Selain itu dalam ketiga vidio tersebut ditemukan juga penyisipan bahasa Thailand yang menjadi bahasa asal bintang tamu dari siniar kanal YouTube Raditya Dika. Penggunaan campur kode ini memiliki beberapa fungsi, salah satunya adalah untuk mempermudah pemahaman dan makna yang diucapkan, menegaskan kalimat, dan menyesuaikan diri kepada lawan bicara. Temuan campur kode ini bertujuan untuk memperlihatkan bahwa praktik campur kode dalam media digital tidak hanya pencampuran bahasa semata, namun juga bagian dari strategi komunikasi yang wajar di kalangan pengguna kanal YouTube. Hasil penelitian ini diharapkan menambah pengetahuan dan pemahaman dalam kajian Sosiolinguistik, khususnya pada pola perubahan dan pola penggunaan bahasa dalam ruang media di era sekarang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alya Riyanti, Nayla Maulidyati Samaratha, I., Ferdy Kurniawan, M., Rafi Rozalfi, M., & Huda, N. (2025). Campur Kode dalam Siniar pada Kanal YouTube Raditya Dika. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 277–288. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.195

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free