Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh likuiditas, fixed asset intensity, market to book ratio, dan ukuran perusahaan terhadap keputusan perusahaan melakukan revaluasi aset tetap. Berdasarkan PSAK 16, perusahaan di Indonesia boleh memilih antara model biaya atau model revaluasi sebagai kebijakan akuntansi pengukuran atas aset tetap. Penilaian kembali aset tetap juga diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 191/PMK.10/2015 tentang penilaian kembali aset tetap perusahaan untuk tujuan perpajakan. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013 sampai 2015 dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 perusahaan dalam satu tahun, sehingga total sampel selama periode penelitian sebanyak 222 sampel. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan regresi logistik. Temuan penelitian ini adalah market to book ratio berpengaruh signifikan negatif terhadap keputusan perusahaan melakukan revaluasi aset tetap. Perusahaan manufaktur yang mempunyai rasio market to book ratio yang rendah maka manajemen akan memilih metode akuntansi untuk meningkatkan kompensasi yang mereka dapat (bonus plan hypothesis). Dengan melakukan revaluasi aset performa keuangan perusahaan akan meningkat.
Cite
CITATION STYLE
Nailufaroh, L. (2019). Pengaruh Likuiditas, Fixed Assets Intensity, Market To Book Ratio, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Keputusan Perusahaan Melakukan Revaluasi Aset Tetap. Jurnal Akuntansi : Kajian Ilmiah Akuntansi (JAK), 6(1), 1. https://doi.org/10.30656/jak.v6i1.943
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.