Pengaruh Tes Elevasi Tungkai Secara Pasif terhadap Variasi Pletismograf untuk Penilaian Responsivitas Cairan pada Pasien yang Dilakukan Pembedahan dengan Anestesi Umum

  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penilaian responsivitas terhadap cairan sangat berguna untuk optimalisasi cairan perioperatif. Variasi pletismograf (respiratory variations in the pulse oximetry plethysmographic waveform amplitude; ∆POP) dan elevasi tungkai secara pasif (passive leg raising; PLR) merupakan parameter dinamis yang akurat dalam menilai responsivitas terhadap cairan. Tujuan penelitian ini adalah menilai pengaruh elevasi tungkai secara pasif terhadap variasi pletismograf untuk menilai responsivitas terhadap cairan pada pasien setelah induksi anestesi umum. Penelitian ini merupakan uji klinis pada 30 pasien yang menjalani operasi dengan anestesi umum, usia 18–60 tahun, dan status fisik American society of anesthesiologist (ASA) I atau II pada bulan Februari–Maret 2015 di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini diuji dengan uji-t berpasangan, Wilcoxon, dan uji ANOVA. Setelah dilakukan induksi anestesi umum, variasi pletismograf dicatat sebelum, saat, dan sesudah elevasi tungkai secara pasif. Hasil penelitian menunjukkan efek elevasi tungkai secara pasif akan menurunkan variasi pletismograf. Penurunan variasi pletismograf yang signifikan pada responden yang memiliki responsivitas terhadap cairan 6/30 dengan variasi pletismograf >13% sebelum dilakukan elevasi tungkai secara pasif. Perbedaan ini bermakna secara statistik (p<0,05). Elevasi tungkai secara pasif akan menurunkan variasi pletismograf yang dapat digunakan untuk menilai responsivitas terhadap cairan pada pasien yang menjalani operasi dengan anestesi umum. Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Susanto, B., Pradian, E., & Bisri, T. (2016). Pengaruh Tes Elevasi Tungkai Secara Pasif terhadap Variasi Pletismograf untuk Penilaian Responsivitas Cairan pada Pasien yang Dilakukan Pembedahan dengan Anestesi Umum. Jurnal Anestesi Perioperatif, 4(2), 80–86. https://doi.org/10.15851/jap.v4n2.821

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free