Abstract
Kebijakan pemerintah untuk pelaksanaan pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring sudah dilaksanakan kurang lebih selama setahun sebagai bentuk pencegahan penularan/penyebaran virus corona. Selama kurang lebih setahun ini guru-guru di setiap jenjang pendidikan berusaha mengoptimalkan pembelajaran dengan berbagai cara diantaranya adalah pemanfaatkan teknologi digital. Guru-guru yang sebelumnya belum melek teknologi terpaksa harus mampu menggunakan teknologi dan selalu up to date dengan teknologi guna memudahkan proses pembelajaran. Namun ada beberapa kendala yang ditemui guru saat pembelajaran jarak jauh, masih banyaknya guru yang belum memahami bagaimana merancang media dan bahan ajar berbasis teknologi untuk pembelajaran matematika. Beranjak dari persoalan tersebut, tim pengabdian PGSD bidang ilmu matematika merancang workshop perancangan pembelajaran matematika berbasis teknologi (GeoGebra) bagi guru-guru Sekolah Dasar. Workshop ini dilaksanakan selama 3 pertemuan dengan model blended learning (daring-luring-daring) di SDN 024 Tarai Bangun. Kegiatan workshop diikuti oleh 22 orang guru sekolah dasar dari 3 sekolah. Hasil workshop menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan operasi matematika khususnya dalam perancangan pembelajaran matematika berbasis GeoGebra dari kategori kurang mampu menjadi rata-rata (cukup mampu). Implikasi dari kegiatan ini diharapkan guru-guru dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pembelajaran matematika di kelas.
Cite
CITATION STYLE
Hainul Putra, Z., Kartika Sari, I., Alexander Alim, J., Witri, G., Syahrilfuddin, S., Fendrik, M., … Pangestu, M. A. (2022). Workshop Perancangan Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi (Geogebra) bagi Guru-Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Tambang. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 2(3), 132–142. https://doi.org/10.31258/cers.2.3.132-142
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.