Pemodelan Jumlah Kasus HIV/AIDS di Provinsi Lampung Menggunakan Regresi Binomial Negatif

  • Tri Fatmala C
  • Hayati M
  • Permatasari R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
76Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pemilihan metode terbaik untuk memodelkan jumlah kasus penderita HIV/AIDS di propinsi Lampung dengan membandingkan antara regresi Poisson dan Binomial negative. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari badan pusat statistik (BPS) provinsi Lampung dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Generalized Linier Model (GLM) adalah kerangka statistik yang memperluas model regresi linier sehingga memungkinkan variabel dependen memiliki distribusi yang tidak normal. GLM merupakan model yang sangat fleksibel, mencakup berbagai model regresi umum  seperti regresi linier, regresi logistik, dan regresi poisson. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbandingan antara model regresi Poisson dan model regresi Binomial Negatif diperoleh bahwa model regresi Binomial Negatif memiliki nilai AIC lebih kecil sehingga, model Binomial Negatif lebih baik digunakan dalam memodelkan jumlah kasus HIV/AIDS dibandingkan model regresi Poisson di provinsi Lampung

Cite

CITATION STYLE

APA

Tri Fatmala, C., Hayati, M., Permatasari, R., Hudori, M., & Yuliana Dalimunthe, D. (2024). Pemodelan Jumlah Kasus HIV/AIDS di Provinsi Lampung Menggunakan Regresi Binomial Negatif. Journal of Mathematics: Theory and Applications, 6(2), 168–177. https://doi.org/10.31605/jomta.v6i2.4069

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free