ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH MELALUI PENGENDALIAN OPT MEKANIK DAN KIMIAWI DI DESA PANDUNG BATA KABUPATEN ENREKANG

  • Mudatsir R
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masalah utama yang dihadapi oleh petani dalam budidaya bawang merah adalah serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yaitu hama ulat bawang (Spodoptera exigua). Pemberian pupuk kimia dapat meningkatan populasi hama tertentu. Oleh karena itu, pengendalian hama menggunakan lampu (light trap) sebagai alternatif dalam pengendalian hama ramah lingkungan, ketertarikan serangga pada warna adalah salah satu adaptasi serangga di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan pada sistem pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) mekanik dan kimiawi di Desa Pandung Batu Kabupaten Enrekang. Data diolah dengan menggunakan analisis komparatif uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata- rata pendapatan usahatani bawangan merah dengan sistem pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) Mekanik sebesar Rp.115.526.733/ha sedangkan pendapatan usahatani bawang merah dengan sistem pengendalian OPT kimiawi rata-rata sebesar Rp. 119.109.549/ha. Hasil uji t menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata terhadap pendapatan usahatani bawang merah melalui pengendalian OPT secara mekanik maupun kimiawi yaitu t hitung -0,1544257 < t tabel 1,6909.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mudatsir, R. (2023). ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH MELALUI PENGENDALIAN OPT MEKANIK DAN KIMIAWI DI DESA PANDUNG BATA KABUPATEN ENREKANG. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 10(2), 924. https://doi.org/10.25157/jimag.v10i2.9001

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free