Abstract
Gorga sebagai salah satu ciri khas Batak memiliki fungsi dan makna tertentu. Gorga adalah ragam hias yang biasanya terdapat pada rumah adat Batak, kini sudah banyak ditemukan pada aksesoris lain, seperti alat musik tradisonal, pakaian dan bahkan di pemakaman. Pengalihan pengaplikasian tersebut melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis, bentuk visual, dan makna simbolik ornamen Gorga yang diterapkan di rumah adat Batak Toba dan untuk mengetahui keunikan dan kekhasan ornamen Gorga pada rumah adat Batak Toba serta fungsi, peran, dan bentuk pengaplikasiannya dalam kehidupan saat ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis deskriptif analitis. Metode pengumpulan data yang akan digunakan ada tiga, yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan untuk analisa data menggunakan metode non statistiknonstatistisk/kualitatif. Hasil dalam penelitian ini diketahui bahwa terdapat sebelas jenis Gorga pada rumah adat Batak. Ornamen Gorga yang diterapkan pada rumah adat Batak Toba di lingkungan Istana Sisingamangaraja disesuaikan dengan dengan ornamen Gorga pada umumnya, hanya saja ada beberapa penambahan visual ornamen sebagai bentuk kebebasan sang seniman Gorga untuk memunculkan bentuk-bentuk visual baru dengan tetap memperhatikan makna simboliknya.
Cite
CITATION STYLE
Siburian, T. P. (2022). Bentuk Visual Dan Makna Simbolik Gorga Batak Toba. Journal of Contemporary Indonesian Art, 8(1), 49–57. https://doi.org/10.24821/jocia.v8i1.7047
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.