HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PERILAKU CYBERBULLYING DI SMK N 1 BUMIJAWA

  • Widodo Y
  • Hidayat F
  • Wiyoga W
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keberadaan media sosial bagi remaja dimanfaatkan untuk mencari kesenangan dan tempat melampiaskan perasaan emosional yang dapat memicu munculnya cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kematangan emosi dengan perilaku cyberbullying di SMK N 1 Bumijawa. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 95 siswa SMK N 1 Bumijawa yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Berdasarkan hasil analisis korelasi menggunakan Kendall’s tau-b didapatkan p value = 0,598 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku cyberbullying di SMK N 1 Bumijawa. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tingkat kematangan emosi siswa tergolong tinggi (70,5%), dan mayoritas perilaku cyberbullying tergolong sedang (94,7%).  Hasil penelitian bagi semua orang baik siswa, guru, orang tua atau siapapun tidak perlu khawatir tentang kematangan emosi karena hal tersebut tidak mempengaruhi seseorang untuk melakukan tindak cyberbullying.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widodo, Y. P., Hidayat, F., & Wiyoga, W. A. (2022). HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PERILAKU CYBERBULLYING DI SMK N 1 BUMIJAWA. Bhamada: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan (E-Journal), 13(2), 55–63. https://doi.org/10.36308/jik.v13i2.403

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free