IMAN YANG BERTANGGUNG JAWAB: IMPLIKASINYA BAGI KEHIDUPAN UMAT PERCAYA

  • Zai V
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Iman (pi'stis) adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Ibrani 11:1. Iman orang percaya merupakan karya Allah Roh kudus yang telah dianugerahkan Allah terhadap umat pilihannya yang harus dipertanggung jawabkan. Iman yang bertanggungjawab tidak berpusat kepada keingianan diri sendiri namun berpusat kepada Allah sang pemberi iman.Selain anugerah Allah yang dikerjakan oleh Roh kudus dalam diri orang percaya, iman yang bertanggung jawab merupakan kepastian keselamatan di dalam diri Yesus Kristus. Iman yang bertanggung jawab tidak hanya sebatas iman semata namun harus bertumbuh, berbuah dan berkualitas. Tentunya hal ini terwujud jikalau seseorang ada kesadaran diri kepada Allah dengan kepercayaan yang berdasar pada kebenaran mutlak sehingga mampu meyakini akan kuasa, kebijaksanaan, dan kebaikan-Nya. Kesadaran akan Allah akan dituntun secara sukarela menyerahkan diri sepenuhnya untuk dipimpin oleh Tuhan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zai, V. (2023). IMAN YANG BERTANGGUNG JAWAB: IMPLIKASINYA BAGI KEHIDUPAN UMAT PERCAYA. FILADELFIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 4(1), 495–505. https://doi.org/10.55772/filadelfia.v4i1.89

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free