Perencanaan Instalasi Penangkal Petir Pada Bangunan Industri Bengkel Pembuatan Mesin CV. Karya Brawijaya

  • Duanaputri R
  • Ruwah Joto
  • Sigi Syah Wibowo
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Petir merupakan kejadian alam yang terjadi karena loncatan muatan listrik antara awan dan bumi. Kerusakan akibat sambaran petir yang ditimbulkan dapat membahayakan peralatanperalatan serta manusia yang berada di dalam gedung tersebut. Pada kondisi ini keharusan bagi gedung untuk memasang penangkal petir agar terhindar dari sambaran petir. Di era ini, industri Indonesia semakin berkembang pesat dan banyak menggunakan peralatan sistem dengan komponen listrik, khususnya di sebuah industri Bengkel Mesin Agroindustri CV. Karya Brawijaya. CV. Karya Brawijaya didirikan pada tahun 2009, merupakan sebuah industri yang memproduksi mesin agroindustri. Dalam perencanaan sistem proteksi eksternal metode yang banyak digunakan adalah metode penangkal petir konvensional dan elektrostatik, oleh karena itu untuk mengkaji lebih lanjut, hasil observasi yang telah dilakukan ke industri tersebut masih belum ada sistem penangkal petir sehingga penulis akan mencoba merencanakan dan membandingkan perencanaan kedua jenis penangkal petir yaitu penangkal petir Konvensional (Franklin) dan Elektrostatik (E.F. Lightning Protection System) dari segi perlindungan, teknis, ekonomis, kelebihan dan kekurangannya. Metode penelitian dan observasi dilakukan pada area gedung CV. Karya Brawijaya, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi secara langsung, wawancara, dan studi literature, sehingga didapatkan data denah gedung (tinggi, lebar dan panjang bangunan) dan data hari guruh tahun 2019 (IKL 243) kemudian dengan data yang diperoleh digunakan untuk menghitung parameter-parameter dalam perencanaan instalasi penangkal petir sesuai standar dari SNI 07015-2004 dan PUIPP. Sehingga diperoleh hasil untuk perencanaan metode konvensional (Franklin) dengan penempatan terminasi udara menggunakan metode bola bergulir didapatkan 9 finial terpasang dengan bangunan dapat menahan arus sampai 160,06 kA dan untuk metode elektrostatik (E.F. Lightning Protection System) dengan 1 finial bangunan dapat menahan arus sampai 23,737 kA, dan bila melebihi nilai tersebut akan ditangkap penangkal petir.

Cite

CITATION STYLE

APA

Duanaputri, R., Ruwah Joto, Sigi Syah Wibowo, & Fery Nova Dwi Prasetyo. (2021). Perencanaan Instalasi Penangkal Petir Pada Bangunan Industri Bengkel Pembuatan Mesin CV. Karya Brawijaya. ELPOSYS: Jurnal Sistem Kelistrikan, 8(3), 1–7. https://doi.org/10.33795/elposys.v8i3.53

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free