Abstract
Dengan adanya migrasi dari siaran analog ke digital, infrastruktur TV digital di Indonesia terus berkembang untuk meningkatkan kualitas tayangan. TVRI Jawa Timur menjadi contoh penerapan pemancar digital yang baik. Namun, tantangan operasional muncul karena pemancar harus beroperasi 24 jam, serta memerlukan sistem pengendalian suhu yang handal untuk mencegah kerusakan perangkat. Sistem pengukuran suhu konvensional menjadi kendala teknisi dalam memantau kondisi peralatan secara real-time. Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring dan kontrol suhu berbasis IoT untuk heat exchanger pemancar digital. Sistem ini mengintegrasikan sensor suhu dan kelembapan dengan kontrol otomatis untuk penyemprotan air, dengan memanfaatkan teknologi mikrokontroler. Data diolah secara digital dan dipantau secara real-time untuk memastikan suhu perangkat tetap stabil. Studi literatur menunjukkan penerapan IoT pada sistem HVAC sebelumnya berfokus pada ruang server dan aplikasi rumah pintar, namun belum diterapkan pada peralatan pemancar TV. Sistem yang diusulkan memberikan solusi inovatif dengan mengotomatisasi pemantauan suhu, mempermudah teknisi dalam perawatan, dan memperpanjang umur pemancar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat menjaga suhu heat exchanger secara optimal, mengurangi risiko kerusakan akibat panas berlebih, serta meningkatkan efisiensi operasional pemancar digital TVRI Jawa Timur. Penelitian ini menawarkan kontribusi baru dalam bidang pengendalian suhu perangkat penyiaran, melampaui aplikasi HVAC tradisional
Cite
CITATION STYLE
Moch Surya Ramadhoni, M. S. R., & Prihartono, E. (2024). Sistem Monitoring HVAC berbasis IoT untuk Kontrol Suhu Heat Exchanger Pemancar Digital menggunakan Mikrokontroller. Informatics, Electrical and Electronics Engineering (Infotron), 4(2), 85–99. https://doi.org/10.33474/infotron.v4i2.23018
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.