Abstract
Jali (Coix lachryma-jobi L.) adalah sumber karbohidrat yang keberadaannya belum diman- faatkan secara maksimal oleh masyarakat Indonesia. Di luar negeri, jali telah banyak diman- faatkan sebagai tanaman obat karena mengandung banyak senyawa fungsional, salah satunya adalah polisakarida yang berfungsi sebagai prebiotik. Polisakarida biasanya didapatkan dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut air bersuhu tinggi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan ekstraksi polisakarida pada jali dengan faktor suhu dan lama ekstraksi untuk mendapatkan ek- strak polisakarida dengan hasil rendemen tertinggi, yang akan diuji manfaatnya sebagai prebio- tik secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Response Surface Methodology dengan rancangan komposit pusat dua faktor, yakni suhu (75, 90, dan 105 °C) dan lama ekstraksi (150, 210, dan 270 menit), serta satu respon yaitu jumlah rendemen ekstrak (%). Pengujian prebiotik dilaku- kan menggunakan bakteri Bifidobacterium bifidum dan Lactobacillus casei yang ditumbuhkan pada media dengan penambahan ekstrak polisakarida sebesar 0, 1, dan 2%. Optimasi ekstraksi poli- sakarida pada jali memiliki rendemen tertinggi pada suhu 85.45 °C dan lama ekstraksi 207.63 menit, yaitu sebesar 3.29%. Ekstrak ini juga diketahui berpotensi sebagai prebiotik karena dapat meningkatkan pertumbuhan kedua bakteri, serta dapat mempertahankan keberadaannya pada konsentrasi penambahan 2% ekstrak dalam media pertumbuhan mikroba Kata
Cite
CITATION STYLE
Husna, A., Arianti, D., Sutrisno, A., & Wardani, A. K. (2018). POTENSI JALI (COIX LACHRYMA-JOBI L.) SEBAGAI PREBIOTIK TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ASAM LAKTAT. Jurnal Teknologi Pertanian, 19(2), 75–84. https://doi.org/10.21776/ub.jtp.2018.019.02.2
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.