Mengungkap Rahasia Besi dalam Al-Qur’ān Menurut Zaģlul Rāģib Muḥammad An-Najjār (Pendekatan At-Tafsīr Al-Ίlmī)

  • Adi Anggara D
  • Rofiq Asnawi A
  • Nasution A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Besi merupakan unsur paling banyak digunakan dalam dikehidupan ini, banyak ilmuwan mengkaji tentang besi, mulai dari proses terbentuknya besi, sejarah besi, manfaat besi dan lain sebagainya. Dalam al-Qur’an kata besi disebutkan 6 kali dalam surat dan ayat berbeda. Namun, literatur yang membahas tentang besi dari sudut Sains dan Agama Islam masih sangat langka dan masih jauh dari fokus dalam kaitan sains modern, adapun literatur yang membahas masalah ayat-ayat kauniyah tentang besi masih sedikit disinggung. Peneliti ingin membahas tentang besi dalam al-Qur’an menurut Zaģlul Rāghib Muḥammad An-Najjār. Metode dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk menjelaskan pandangan Zaģlul Rāghib Muḥammad An-Najjār pada besi dan ditambahkan dengan pendapat para mufassir dan ilmuwan lainnya. Artikel ini menyimpulkan bahwa besi merupakan unsur yang berasal dari pecahan bintang, proses tersebut terjadi 15 juta tahun lalu, ada 2 unsur yang terdapat di dalam besi yaitu gas hidrogen dan gas helium. Kekuatan dan kehebatan besi dilihat dari sisi jumlah, atom dan kekuatan material nya. Dan manfaat besi terbagi menjadi 4 bidang, diantaranya: material dan konstruksi, geologi dan geofisika, kesehatan dan botani.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adi Anggara, D. R., Rofiq Asnawi, A., Nasution, A., & Harun, H. (2023). Mengungkap Rahasia Besi dalam Al-Qur’ān Menurut Zaģlul Rāģib Muḥammad An-Najjār (Pendekatan At-Tafsīr Al-Ίlmī). MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 8(2), 192–206. https://doi.org/10.24090/maghza.v8i2.7386

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free