Abstract
Tujuan dari penelitian ini untuk menguji ketahanan empat varietas cabai (Capsicum sp.) terhadap penyakit antraknosa (Colletotrichum sp.). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fitopatologi dan di Lahan Rumah Kaca Fitopatologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan 4 varietas yaitu varietas Taruna, varietas Hiyung, varietas CF-291 dan varietas Tanjung dengan 5 kali ulangan. Varietas Tanjung memiliki masa inkubasi paling lama yaitu 10 hari sedangkan varietas CF-291 memiliki masa inkubasi paling cepat yaitu 7,5 hari. Varietas CF-291 menunjukkan varietas rentan dengan persentase 41,3% sedangkan varietas Taruna, Hiyung dan Tanjung menunjukkan varietas moderat dengan masing-masing persentase 34,1%, 23,1 dan 32,7%.
Cite
CITATION STYLE
Adhni, A. L., Fitriyanti, D., & Liestiany, E. (2022). UjibKetahananaBeberapa Varietas Cabai (Capsicum sp.) Terhadap Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp.) yang Berasal Dari Desa Hiyung Kabupaten Tapin. JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA, 5(1), 448–454. https://doi.org/10.20527/jptt.v5i1.1035
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.