Abstract
Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan kondisi jangka panjang yang berbahaya di sebabkan oleh kondisi tubuh yang mengalami kondisi ketika pankreas tidak mencukupi kebutuhan tubuh atau insulin yang ada tidak mampu secara efektif mengendalikan kadar gula darah. konsentrasi gula dalam darah berpengaruh terhadap tingkat stres dan gaya hidup. Tujuan: menganalisis keterkaitan tingkat stres dan cara hidup dengan konsentrasi gula dalam darah pasien diabetes di RSU Royal Prima Medan tahun 2025. Metode: dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional study dengan populasi seluruh pasien diabetes dan pertimbangan jumlah target sampel dengan metode accidental sampling sebanyak 40 responden. Analisis data dengan menggunakan uji chi square. Hasil: uji chi square menunjukkan adanya keterkaitan antara tingkat stres dengan nilai p=0,03 gaya hidup dengan nilai p=0,00 dengan tingkat gula darah. Kesimpulan: pendekatan cross sectional menunjukkan adanya keterkaitan antara tingkat stres dan gaya hidup terhadap kadar glukosa darah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan stres dan penerapan pola hidup sehat dalam perawatan diabetes.
Cite
CITATION STYLE
Sinaga, B. E., Laia, V. D., Nazara, F. S., Anggraini, M. D., Panjaitan, S. A., & Nababan, T. (2025). Hubungan Tingkat Stres dan Gaya Hidup terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus di RSU. Royal Prima Medan tahun 2025. Jurnal Ners, 9(4), 7023–7034. https://doi.org/10.31004/jn.v9i4.51417
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.