Abstract
Bendung Jejeruk terletak di desa Candirejo, Magetan, Magetan, Jawa Timur. Bendungan tersebut memiliki fungsi untuk melayani Daerah Irigasi lintas kabupaten (Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun) seluas 5.064 ha. Pada saat ini, Bendung Jejeruk masih kurang optimal dalam mengalirkan air untuk irigasi. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa masalah yang ada di saluran irigasi seperti hilang atau rusaknya beberapa bangunan pengatur atau bangunan pelengkap, rusaknya lining saluran sehingga air tidak bisa secara optimal sampai ke saluran sekunder, dan banyaknya sampah yang menumpuk di beberapa titik saluran. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukan penelusuran jaringan irigasi dan untuk selanjutnya dilakukan evaluasi kinerja di Daerah Irigasi Jejeruk berdasarkan Permen PUPR No.12/PRT/M/2015. Hasil penelusuran jaringan irigasi diperoleh bahwa saluran pembawa utama Daerah Irigasi (DI) Jejeruk rata-rata berbentuk trapesium dengan material konstruksi pasangan batu. Adapun jumlah saluran yang dimiliki Daerah Irigasi Jejeruk Magetan yaitu dua saluran primer dan 10 saluran sekunder sedangkan untuk jumlah aset bangunan secara keseluruhan yaitu 55 bangunan pengatur dan 307 bangunan pelengkap. Pada analisis penilaian kinerja DI Jejeruk diperoleh nilai total sebesar 61.33% yang berarti kinerja Daerah Irigasi Jejeruk masuk kedalam kategori kurang dan perlu perhatian
Cite
CITATION STYLE
Setiawan, A., & Garside, A. K. (2023). Identifikasi Terkait Kerusakan Irigasi Sekunder Di Wilayah Jejeruk Magetan. Seminar Keinsinyuran Program Studi Program Profesi Insinyur, 3(1). https://doi.org/10.22219/skpsppi.v3i1.10964
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.