PENERAPAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NUSANTARA TERHADAP PERANCANGAN FASILITAS PEMENTASAN SENI REYOG PONOROGO

  • Putra F
  • Masruchin F
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fasilitas pementasan seni reyog di ponorogo ini masih sedikit adanya, perlu adanya fasilitas penunjang kegiatan seni budaya agar masyarakat di ponorogo lebih agresif dalam mengembangkan dan melestarikan seni budaya lokal Ponorogo, maka dari itu perlu di buatnya Fasilitas Pementasan Seni Reyog ponorogo sebagai fasilitas penunjang kegiatan seniman ponorogo. Dalam perancangan ini juga akan menerapkan tema Arsitektur Nusantara, Arsitektur Nusantara ini merupakan penerapan unsur budaya lokal pasda bangunan. Dengan cara mengadaptasi ataupun mentrtansformasikan bangunan dari unsur budaya yang ada di dalam nusantara. Penerapan Arsitektur Nusantara ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingya menjaga serta memelihara budaya asli Indonesia. Terdapat beberapa isu yang bertebaran tentang pengeklaiman secara bebas reog ponorogo di luar negeri. Tujuan di buatnya perancangan ini juga merupakan suatu upaya agar seni Reyog Ponorogo ini diakui oelh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Dalam rangka ini DISBUDPARPORA Ponorogo mengadakan event festival Reyog Budaya setiap satu bulan sekali sebagai ajang agar Reyog Ponorogo diakui sebagai budaya lokal Indonesia

Cite

CITATION STYLE

APA

Putra, F. F. D., & Masruchin, F. R. (2023). PENERAPAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NUSANTARA TERHADAP PERANCANGAN FASILITAS PEMENTASAN SENI REYOG PONOROGO. Jurnal Ilmiah Arsitektur, 13(1), 69–75. https://doi.org/10.32699/jiars.v13i1.4413

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free