Karakterisasi Morfologi Beberapa Genotipe Kentang (Solanum tuberosum) yang Dibudidayakan di Indonesia

  • Hidayat Y
  • Efendi D
  • . S
N/ACitations
Citations of this article
145Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakPenelitian dilaksanakan di Cikajang Garut Jawa Barat dari bulan Maret 2013 sampai Juli 2013. Tujuan penelitian ini adalah melakukan karakterisasi vegetatif dan generatif pada beberapa genotipe kentang yang dibudidayakan di Indonesia secara kualitatif dan kuantitatif.Genotipe kentang yang digunakan terdiri dari tiga pembanding (Granola, Atlantic, Sulawesi Selatan) dan tujuh genotipe uji (Intan, Bengkulu, Jambi, Bukit Tinggi, Wonosobo, Blis, dan Mikraset). Pengamatan terdiri tinggi tanaman, batang (diameter dan warna),daun (jumlah, warna, bentuk, dan ukuran daun),bunga (waktu berbunga, bentuk, dan warna), waktu panen, umbi (jumlah, bobot, bentuk, ukuran, warna, dan kadar air). Hasil penelitian menunjukkangenotipe Jambi dan Intan memiliki hasil yang lebih tinggi daripada pembanding. Sepuluh genotipe kentang yang digunakan terbagi kedalam 3 kelompok. Kelompok pertama terdiri dari Jambi, Atlantic, Bukit Tinggi, dan Mikraset. Kelompok kedua terdiri dari Granola, Intan, Sulawesi Selatan, Blis dan Wonosobo. Kelompok ketiga adalah kelompok yang tidak mempunyai kesamaan dengan ketiga pembanding yaitu Bengkulu. Genotipe Bengkulu memiliki warna batang ungu muda dan warna kulit umbi merah sehingga berpotensi untuk dilakukan pendaftaran varietas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayat, Y. S., Efendi, D., & . S. (2018). Karakterisasi Morfologi Beberapa Genotipe Kentang (Solanum tuberosum) yang Dibudidayakan di Indonesia. Comm. Horticulturae Journal, 2(1), 28. https://doi.org/10.29244/chj.2.1.28-34

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free