Analisis Fenomena “Serangan Fajar” dalam Pemilu melalui Pandangan Islam

  • Mutolib A
  • Jofami P
  • Nishrina S. R. R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
90Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Politik dengan Islam menjadi suatu hal yang tidak bisa dipisahkan melihat bagaimana Islam bukanlah suatu agama atau keyakinan yang mengatur perihal ibadah dari seseorang belaka. Namun Islam membahas dan mengajarkan segala urusan yang berkaitan soal kehidupan, yang termasuk persoalan politik dalam bernegara. Penelitian artikel ini nantinya akan diklasifikasikan menjadi dua, yang pertama analisis fenomena ”serangan fajar” melalui perspektif hukum dan politik Indonesia yang berlandaskan pada teori kritis. Dan yang kedua adalah menganalisis moralitas dari fenomena “serangan fajar” melalui perspektif atau pandangan agama Islam dengan landasan teori normatif keagamaan. Serangan fajar seringkali disebut dengan politik uang (money politic) sebagai salah satu bentuk strategi yang dilakukan oleh tim sukses dari calon pemimpin dan wakil pemimpin suatu organisasi yang memberikan uang atau sembako kepada masyarakat di pagi hari

Cite

CITATION STYLE

APA

Mutolib, A. F., Jofami, P. H., Nishrina S. R., R. A., Efendi, R. P., Fatiha, S. A., & Jenuri, J. (2023). Analisis Fenomena “Serangan Fajar” dalam Pemilu melalui Pandangan Islam. Misykat Al-Anwar Jurnal Kajian Islam Dan Masyarakat, 6(2), 143–154. https://doi.org/10.24853/ma.6.2.143-154

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free