Abstract
Latar Belakang: Fenomena kurang percaya diri sering terjadi pada mahasiswa DIII Keperawatan yang sedang berpraktik klinik, hal ini terlihat dari mahasiswa merasa kurang memiliki keberanian maupun sering merasa gagal dan gugup saat melakukan prosedur tindakan keperawatan. Rasa takut berbuat salah atau kurang percaya diri akhirnya akan berdampak pada minimnya pengalaman klinik mahasiswa selama di lahan praktik. Adanya hubungan yang baik antara preseptor dan mahasiswa akan mampu membantu meningkatkan rasa percaya diri dan akan berdampak pada kemampuan mahasiswa dalam melakukan prosedur tindakan selama mahasiswa tersebut berpraktik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendampingan preseptor terhadap rasa percaya diri mahasiswa ketika melakukan prosedur keperawatan di Rumah Sakit. Sampel pada penelitian ini adalah 45 orang mahasiswa DIII Keperawatan Hasil: Hasil uji statistik menggunakan chi square didapatkan nilai ρ = 0,585 > α = 0,05, hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pendampingan preseptor terhadap rasa percaya diri mahasiswa ketika melakukan prosedur keperawatan di Rumah Sakit. Simpulan: Pihak institusi pendidikan memiliki andil yang besar dalam rangka memberi kesempatan kepada mahasiswanya untuk mempraktekan prosedur tindakan keperawatan di laboratorium keperawatan sebelum terjun langsung praktik di rumah sakit sehingga dalam diri mahasiswa sudah tertanam rasa percaya diri yang tinggi dan nantinya mampu melaksanakan tindakan keperawatan baik didamping preseptor ataupun tidak
Cite
CITATION STYLE
Huzaifah, Z., Amaliah, N., & Sari, R. T. (2021). Hubungan Pendampingan Preseptor Terhadap Rasa Percaya Diri Mahasiswa Ketika Melakukan Prosedur Keperawatan Di Rumah Sakit. DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN, 12(2), 496–503. https://doi.org/10.33859/dksm.v12i2.734
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.