KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR (STUDI KASUS DI SMP ISLAM ASHOFA PEKANBARU)

  • Suriani J
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kualitas hasil pendidikan sangat tergantung dari proses pelaksanaan pembelajaran, karena itu komunikasi instruksional atau komunikasi pendidikan sebagai dasar pengetauhuan tentang pentingnya komunikasi dalam proses belajar mengajar atau pendidikan menjadi sangat penting. Sumber data yang digunakan  adalah data primer dan data sekunder dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, angket, dokumentasi setelah data terkumpul penulis melakukan analisa data dengan metode kualitatif deskriptif dan data yang diperoleh melalui angket penulis menganalisanya dengan metode kualitatif deskriptif presentase yaitu menganalisa data secara apa adanya berdasarkan hasil penelitian kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan diberi interpetasi dari frekuensi jawaban yang diberikan responden. Dari hasil penelitian menunjukkan guru-guru SMP Islam As-Shofa Pekanbaru didalam melakukan implementasi komunikasi instruksional dengan siswa mereka melibatkan media-media komunikasi instruksional,dan juga pengajaran yang senantiasa membelajarkan anak didik dengan tujuan mengubah pola pikir dan tingkah laku siswa kearah yang lebih baik

Cite

CITATION STYLE

APA

Suriani, J. (2019). KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR (STUDI KASUS DI SMP ISLAM ASHOFA PEKANBARU). Idarotuna, 2(1). https://doi.org/10.24014/idarotuna.v2i1.8190

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free