Penyerapan Zat Warna Basic Red 18 dan Direct Black 38 dengan Menggunakan Sabut Pinang sebagai Adsorben

  • Muhammad M
  • Muhammad Syam A
  • Ibrahim I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakAdsorpsi zat warna basic red 18 dan direct black 38 dengan adsorben dari serat pinang telah diteliti. Morfologi dan gugus fungsi permukaan serat pinang dianalisa dengan Fourier transform infrared spectroscopy (FT-IR) dan scanning electron microscopy (SEM). Penelitian ini fokus pada mekanisme adsorpsi dan pengaruh dosis adsorben. Koefisien korelasi (R2) dianalisis dengan menggunakan regresi linier. Mekanisme adsorpsi dilakukan dengan menggunakan dua model isoterm, yaitu isoterm Langmuir dan Freundlich. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Freundlich adalah yang paling sesuai diaplikasikan untuk adsorpsi zat warna basic red 18 dan direct black 38. Karena model Freundlich mampu menginterpretasikan proses adsorpsi zat warna basic red 18 dan direct black 38 dengan baik, maka sistem adsorpsi yang digunakan dalam penelitian ini adalah heterogen. Kapasitas adsorpsi untuk basic red 18 pada berbagai berat adsorben (seperti: 1, 2, dan 3 g) menggunakan model Freundlich adalah 0,234 L/g; 0,101 L/g dan 0,093 L/g.  Sementara kapasitas untuk direct black 38 adalah 0,360 L/g; 0,374 L/g dan 0,141 L/g.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad, M.-, Muhammad Syam, A.-, Ibrahim, I.-, Nurfarida, N.-, & Darmadi, D.-. (2019). Penyerapan Zat Warna Basic Red 18 dan Direct Black 38 dengan Menggunakan Sabut Pinang sebagai Adsorben. Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan, 14(1), 72–80. https://doi.org/10.23955/rkl.v14i1.13526

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free