Abstract
Manajemen risiko merupakan suatu pendekatan atau metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan potensi terjadinya sesuatu yang merugikan. Proses dalam manajemen risiko berdasarkan ISO 31000 terdiri dari fase establish the contex, risk identification, risk assessment dan risk trearment. Untuk mengetahui level risiko dapat dilakukan pada fase risk asessment. Objek pada penelitian ini adalah CV Garuda Jaya Garment yang terletak di Kabupaten Sidoarjo. Pada CV Garuda Jaya Garment perlu dilakukan manajemen risiko karena masih menggunakan sistem Make to Order serta belum memiliki sistem yang mendukung sehingga mempunyai kemungkinan terjadinya resiko seperti keterlambatan pengiriman bahan baku sehingga proses pengerjaan tidak sesuai jadwal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui level risiko dari level rendah, sedang dan tinggi serta memberikan rekomendasi pengendalian pada masingmasing risiko. Dari hasil identifikasi risiko diperoleh 27 list risiko. Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik CV Garuda Jaya Garment dilakukan penghapusan pada 8 risiko karena tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Sehingga dari 27 risiko tersisa 19 risiko yang akan diukur. Hasil dari risk assessment diperoleh 4 risiko dengan level tinggi, 8 risiko dengan level sedang, dan 7 risiko dengan level rendah. Pada penelitian ini dilakukan treatment pada semua level risiko.
Cite
CITATION STYLE
Sirojun, A., Rabbani, M. N., Yusril, E., Rozas, I. S., Rahayu, Y., & Muniroh, L. (2020). ANALISIS LEVEL RISIKO PADA GARUDA JAYA GARMENT MENGGUNAKAN ISO 31000. Jurnal MANAJERIAL, 19(1), 13–23. https://doi.org/10.17509/manajerial.v19i1.22027
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.