Fungsi Tuturan Memaki dalam Pertunjukan Dagelan Jawa Cak Percil CS

  • Rudi Agus Hartanto
  • Djatmika
  • F.X. Sawardi
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kelompok Cak Percil CS adalah pelaku seni dagelan Jawa yang masih bertahan dan mendapatkan perhatian tinggi masyarakat. Penelitian ini berupaya mendeskripsikan fungsi tuturan memaki dalam pertunjukan dagelan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan pragmatik. Data dalam penelitian ini terbagi menjadi primer dan sekunder. Data primer yakni tuturan memaki yang mengakomodasi fungsi tuturannya, sedangkan data sekunder yakni informasi mengenai tuturan melalui konteks dan felicity conditions. Metode pemerolehan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat. Jumlah data dalam penelitian ini adalah 53 data. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) dengan bersandar pada analisis dokumen. Hasil analisis menunjukkan empat fungsi tuturan memaki dalam dagelan Jawa di antaranya: fungsi kemarahan, (2) fungsi kekesalan (3) fungsi keakraban, (4) fungsi keheranan. Ditemukan kebiasan fungsi tuturan memaki dalam pertunjukan dagelan dibanding dengan realitas penggunaanya dalam masyarakat, yakni sebagai umpan untuk mitra tutur guna mendapatkan patahan percakapan

Cite

CITATION STYLE

APA

Rudi Agus Hartanto, Djatmika, & F.X. Sawardi. (2024). Fungsi Tuturan Memaki dalam Pertunjukan Dagelan Jawa Cak Percil CS. Risenologi, 9(1), 14–22. https://doi.org/10.47028/risenologi.v9i1.658

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free