Abstract
Penggunaan mesin parut sagu untuk menghancurkan empulur batang sagu sebagai pengganti alat tradisional (tokok) telah lazim digunakan oleh masyarakat di papua dalam satu decade terakhir. Saat ini banyak jenis mesin parut sagu yang tersedia di pasaran dengan berbagai karakteristik dan spesifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja mesin parut sagu tipe silinder bertenaga motor bakar bensin variant-01 dan variant-02 yang diproduksi oleh bengkel permesinan agroindustry Fateta Unipa. Pengujian kinerja mesin dilakukan di Kampung Masni, Distrik Masni Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Variabel yang diukur untuk mengevaluasi kinerja mesin adalah (a) kapasitas pemarutan, (b) rendemen pati, (c) kehilangan pati pada ampas dan (d) konsumsi bahan bakar bensin. Berdasarkan hasil uji kinerja menunjukan bahwa mesin parut sagu tipe silinder variant-02 memiliki kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan variant-01. Kinerja mesin parut sagu variant-02 adalah (a) kapasitas pemarutan 565 kg/jam, (b) rendemen pati 43,00 %, (c) kehilangan pati pada ampas 5,62 % dan (d) konsumsi bahan bakar bensin 1,30 liter/jam. Kinerja mesin parut sagu variant-01 adalah (a) kapasitas pemarutan 653 kg/jam, (b) rendemen pati 36,00%, (c) kehilangan pati pada ampas 6,89% dan (d) konsumsi bahan bakar bensin 1,15 liter/jam.
Cite
CITATION STYLE
Darma Darma, Meike Meilan Lisangan, & Yonas Sawen. (2024). Perbandingan Kinerja Mesin Parut Sagu Tipe Silinder Bertenaga Motor Bakar Bensin Variant-01 dan Variant-02. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 1395–1411. https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1212
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.