Teologi Kristen Menghadapi Tantangan Zaman (Spiritualitas, Usaha Berteologi, dan Praksis dalam Konteks Sinode GIA)

  • Pranoto M
  • Rabono R
  • Waruwu H
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini merupakan sebuah contoh bagaimana sebuah gereja atau sinode menanggapi terhadap tantangan-tantangan zaman.  Konteks yang diambil adalah konteks Sinode Gereja Isa Almasih(GIA), yang adalah gereja berdenominasi Pentakostal. Bagaimana GIA melalui spiritualitas, usaha berteologi, dan praksisnya menjawab tantangan-tantangan baik secara internal maupun secara eksternal, yaitu seperti membangun identitas GIA yang kuat dan pelayanan dalam konteks pandemi, pluralitas budaya kepercayaan, dan agama serta konteks masyarakat digital. Tujuan tulisan untuk mengajukan suatu usulan berisi pandangan teologi GIA yang didasari  pada spiritualitas, teologi, dan praksisnya yang relevan dan fungsional yang mungkin dapat digunakan untuk menjawab tantangan baik secara internal maupun eksternal. Metode berteologinya didasari pada sebuah perspektif teologi yang melihat dan mengenal Allah, realitas dunia, hidup dan peristiwa manusia dari perspektif Roh Kudus  (tanpa terpisah dari Bapa dan Putera atau disebut pneumatologi Trinitaris); dan juga melalui memperhatikan beberapa sumber berteologi GIA. Pernyataan tesisnya adalah GIA menyatakan tahun rahmat Tuhan melalui merefleksikan dan menyatakan spiritualitas, usaha berteologi, dan praksisnya untuk menjawab tantangan-tantangan zaman.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pranoto, M. M., Rabono, R., & Waruwu, H. (2023). Teologi Kristen Menghadapi Tantangan Zaman (Spiritualitas, Usaha Berteologi, dan Praksis dalam Konteks Sinode GIA). Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 7(1), 75–91. https://doi.org/10.37368/ja.v7i1.530

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free