Abstract
Salah satu Fenomena yang terjadi pada kota Jakarta adalah minimnya Sarana Transportasi Umum yang beroperasi di Jakarta, menjadikan sebagian besar dari masyarakat yang tinggal di kota tersebut memilih menggunakan kendaraan pribadi sebagai alat Transportasi. Dengan bertambahnya volume kendaraan yang berbanding jauh dibandingkan dengan kapasitas jalan yang tersedia, maka terjadi sebuah kemacetan. Jika Jakarta tidak mampu merevitalisasi sistem Transportasi umumnya, maka diprediksikan Jakarta akan lumpuh total pada beberapa tahun yang akan datang. Untuk meyelesaikan masalah tersebut Pemerintah DKI Jakarta berencana untuk merevitalisasi Transportasi umum di Jakarta, dan salah satunya ialah pembangunan jalur-jalur kereta baru. Diperlukan sebuah stasiun yang mampu mengakomodir jalur-jalur baru tersebut, dan salah satunya ialah dengan penetapan kawasan Manggarai sebagai Stasiun sentral regional. Yaitu stasiun yang melayani sarana transit antar jalur, dan sebagai titik pemberhentian kereta antar regional. Diperlukan sebuah metoda rancang yang mampu memenuhi kebutuhan pada stasiun dan pada lingkungan tersebut. Konsep yang terdapat pada stasiun adalah mengutamakan Waktu, Keamanan dan Kenyamanan bagi pengguna, dengan menciptakan sirkulasi yang efisien serta terintegrasi baik secara sistem dan fungsi bagi lingkungan, serta ruang yang memaksimalisasi fasilitas bagi seluruh penggunanya, dengan menciptakan sebuah stasiun yang mampu menjadi sebuah “Pintu Gerbang” Jakarta bagi orang-orang daerah yang menuju Jakarta menggunakan kereta api.
Cite
CITATION STYLE
Adhiprasasta, M. A., & Noerwasito, V. T. (2018). Pengembangan Stasiun Pusat Regional di Manggarai – Jakarta selatan. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 7(1). https://doi.org/10.12962/j23373520.v7i1.29233
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.