Hemangioma pada Anak

  • Nafianti S
N/ACitations
Citations of this article
173Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hemangioma, merupakan tumor jinak endotel vaskular yang paling sering dijumpai pada masa bayi (10%-12% dari seluruh anak mendekati umur 1 tahun ), ditandai dengan fase proliferasi yang berlangsung cepatselama 8 hingga 18 bulan, diikuti dengan fase involusi spontan selama 5 sampai 8 tahun. Hemangiomaumumnya mengenai kulit, terutama kepala dan leher (60%), dan anggota gerak (25%). Ukurannya sangatbervariasi mulai dari beberapa millimeter hingga sentimeter. Hampir pada seluruh kasus, diagnosis dapatditegakkan secara ekslusif berdasarkan pemeriksaan fisis dan riwayat penyakit. Namun demikian, beberapajenis hemangioma dapat disalahartikan sebagai malformasi vaskular atau jenis tumor lain, sehingga diperlukanpemeriksaan penunjang. Umumnya hemangioma tidak menimbulkan komplikasi, dan dapat diobservasihingga terjadi involusi spontan. Pada beberapa kasus diperlukan pengobatan. Banyak pilihan terapi padahemangioma, namun sampai saat ini pemberian obat-obatan masih menjadi pilihan utama di bandingoperasi atau terapi lain. Terapi steroid merupakan terapi pilihan utama walaupun masih banyak kontroversisehubungan dengan efek samping yang mungkin terjadi. Pada kasus yang berat dan gagal dengan terapisteroid sebanyak 2 siklus dapat dipertimbangkan untuk melakukan operasi, radioterapi, dan pemberiansitostatika seperti vinkristin dan bleomisin.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nafianti, S. (2016). Hemangioma pada Anak. Sari Pediatri, 12(3), 204. https://doi.org/10.14238/sp12.3.2010.204-10

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free