Penerapan E-Government melalui Whistleblowing System (WBS) dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Bulukumba

  • Badawi A
  • Prawitno A
N/ACitations
Citations of this article
97Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Maraknya kecurangan dan pelanggaran yang terjadi menunjukkan sebuah kondisi yang memprihatinkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia, khususnya sektor pelayanan publik. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah salah satunya dengan penerapan e-Government melalui whistleblowing system (WBS). Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan e-Government melalui WBS dalam pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bulukumba. Adapun metode penelitian ini berupa penelitian kualitatif untuk mengungkapkan data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-Government melalui WBS di Kabupaten Bulukumba belum terlaksana dengan optimal. Hal tersebut dapat diatasi dengan memperhatikan faktor-faktor yang menentukan kesuksesan penerapan e-Government, yaitu support, capacity, dan value guna mewujudkan penyelenggaraan e-Government secara maksimal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Badawi, A. I., & Prawitno, A. (2022). Penerapan E-Government melalui Whistleblowing System (WBS) dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Bulukumba. Matra Pembaruan, 6(1), 69–81. https://doi.org/10.21787/mp.6.1.2022.69-81

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free