METODE INTERPOLASI SPASIAL DALAM STUDI GEOGRAFI (Ulasan Singkat dan Contoh Aplikasinya)

  • Syaeful Hadi B
N/ACitations
Citations of this article
477Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dunia nyata sebagai objek kajian berbagai macam disiplin terlalu kompleks untukdipahami, sehingga untuk keperluan pemahaman tersebut diperlukan pemodelan.Pemodelan yang diterapkan pada suatu wilayah tertentu dikenal dengan pemodelanspasial. Pemodelan spasial sering kali menghadapi kendala tidak lengkapnya data. Untukmengatasi ketidaklengkapan data tersebut kemudian dilakukan interpolasi. Interpolasispasial diperlukan dalam studi geografi, karena geografi memerlukan analisis spasialuntuk memperoleh informasi suatu fenomena di suatu wilayah. Interpolasi memilikibanyak ragam metode, yang asing-masing memiliki karakteristik, dengan segalakelebihan dan kekurangannya untuk diterapkan pada berbagai medan yang kondisinyavariatif. Metode interpolasi yang biasa digunakan dalam berbagai kajian secara garisbesar diklasifikasikan menjadi 3, yakni: (1) metode interpolasi global dan lokal, (2) metodeinterpolasi eksak dan nun-eksak, dan (3) metode interpolasi determenistik dan stochastik.Masing-masing metode tersebut juga memiliki ragam yang lebih spesifik untukditerapkan pada berbagai jenis medan. Dalam paper singkat ini dikemukakan berbagaimetode tersebut disertai dengan penjelasan singkat dan contohnya.Kata kunci: interpolasi spasial, ragam, aplikasi

Cite

CITATION STYLE

APA

Syaeful Hadi, B. (2015). METODE INTERPOLASI SPASIAL DALAM STUDI GEOGRAFI (Ulasan Singkat dan Contoh Aplikasinya). Geomedia: Majalah Ilmiah Dan Informasi Kegeografian, 11(2). https://doi.org/10.21831/gm.v11i2.3454

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free